Penjabat Gubernur Maluku Sadli Ie didampingi Plh Sekda Syuryadi Sabirin saat rapat dengan Pimpinan OPD, BUMN/BUMD terkait pengejawantahan asta cita dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah 



Ambon, Jendelakita.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku menggelar pertemuan dengan para pimpinan lembaga vertikal, BUMN/BUMD, dalam upaya menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dengan Presiden Prabowo Subianto dan kabinet merah putih pada 7 November 2024 lalu di Sentul.

Pertemuan digelar di lantai VI Kantor Gubernur Maluku di Ambon, Jumat (15/11/2024), dipimpin oleh Penjabat Gubernur Sadli Ie, yang didampingi Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Syuryadi Sabirin.

Sadli Ie dalam sambutannya mengatakan, ada beberapa penyampaian terkait asta cita (delapan misi) pemerintah RI di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Asta cita itu untuk mewujudkan visi, Bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” kata Sadli Ie.

Delapan misi Asta cita tersebut yakni pertama, memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM).

Kedua, memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Ketiga, meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur;

Keempat, memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas

Kelima, melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri;

Keenam, membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Ketujuh, memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba

Delapan, memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antar umat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan Makmur.

Merujuk pada delapan misi itu, Sadli Ie berharap agar dari sisi ekonomi Pemprov Maluku dapat menopang kemandirian pangan dengan mendorong kemandirian daerah berbasis kearifan lokal.

Target Presiden Prabowo yakni Indonesia harus mencakup pertumbuhan ekonomi delapan persen.

Sementara berdasarkan data pertumbuhan ekonomi pada Triwulan III 2024, wilayah Maluku dan Papua tumbuh sebesar enam persen, lebih tinggi dari pertumbuhan perekonomian Indonesia yakni 4,95 persen.

“Sehingga diharapkan seluruh program harus mengarah ke visi presiden, dan mengurangi kegiatan yang kurang bermanfaat seperti perjalanan dinas yang harus dikurangi dan difokuskan dengan asta cita, dan diharapkan semua Pemerintah Daerah bisa menunjang asta cita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Dia meminta agar masing-masing OPD dapat memahami asta cita secara baik dan membuat program yang dapat mewujudkan asta cita Republik Indonesia 2024-2029

“Perangkat daerah sebagai pelaksana teknis diharapkan dapat mempersiapkan langkah-langkah strategis, sebagai bagian dari perwujudan asta cita yang berkaitan dengan bidang teknisnya, serta merancang program kegiatan dalam rangka implementasi asta cita. Selain itu, melakukan langkah-langkah koordinasi dengan Pemerintah Pusat, kabupaten kota, dan instansi terkait,” tegas Sadli. (Diskominfo Maluku /RR)

By admin