Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Rustam Simanjuntak


Ambon, Jendelakita.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi daerah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap pelaksanaan Seminar Literasi Keuangan dan Digital Marketing yang diselenggarakan oleh PT Akulaku Finance.

Seminar yang berlangsung di Santika Premiere Hotel Ambon, Kamis (16/7/2026), diikuti sekitar 300 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha di Kota Ambon. Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.

Seminar turut menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman dari luar daerah, yang membagikan pengetahuan dan pengalaman mengenai pengelolaan keuangan serta strategi pemasaran digital bagi pelaku usaha.

Mewakili Wali Kota Ambon, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Rustam Simanjuntak, mengatakan, dukungan terhadap peningkatan literasi keuangan dan digital marketing bagi pelaku UMKM sejalan dengan arah kebijakan yang tertuang dalam 17 Program Prioritas Pemerintah Kota Ambon.

“Dukungan Pemerintah Kota Ambon terhadap kegiatan literasi keuangan dan digital marketing sebenarnya sudah menjadi bagian dari 17 Program Prioritas Pemerintah Kota Ambon Karena itu kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh PT Akulaku Finance,” kata Rustam kepada awak media.

Menurut dia, pelatihan tersebut memiliki nilai strategis, karena memberikan bekal kepada para pelaku UMKM untuk mampu memasarkan produk secara digital, sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar saat ini.

“Kami berharap melalui pelatihan ini para pelaku UMKM di Kota Ambon semakin memahami bagaimana memasarkan produk-produknya secara digital, sesuai dengan karakteristik usaha yang dimiliki. Ini menjadi kemampuan yang sangat penting, agar produk lokal mampu bersaing dan memiliki jangkauan pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Dia mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap materi yang disampaikan secara serius, sehingga ilmu yang diperoleh benar-benar dapat diterapkan dalam pengembangan usaha masing-masing.

“Kami berharap, seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Jangan menganggapnya sebagai kegiatan biasa. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, karena ilmu yang diberikan akan sangat berguna bagi pengembangan usaha ke depan,” tegasnya.

Ia menambahkan, para narasumber yang dihadirkan merupakan tenaga profesional yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang pemasaran digital serta pengembangan usaha.

“Narasumber yang dihadirkan adalah orang-orang yang ahli di bidangnya. Mereka mampu menjelaskan bagaimana strategi memasarkan produk secara digital dengan baik. Pengetahuan seperti inilah yang sangat dibutuhkan oleh pelaku UMKM di Kota Ambon, agar mampu berkembang mengikuti perkembangan zaman,” terangnya.

Dikatakan, Pemerintah Kota Ambon menilai bahwa peningkatan literasi keuangan merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan usaha.

Pelaku UMKM tidak hanya dituntut mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga harus memiliki kemampuan mengatur arus kas, menyusun perencanaan usaha, memanfaatkan layanan keuangan secara bijak, hingga memahami berbagai risiko dalam menjalankan bisnis.

Selain itu, kemampuan memanfaatkan digital marketing juga menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin bergeser ke platform digital mengharuskan pelaku UMKM mampu memasarkan produknya melalui media sosial, marketplace, maupun berbagai platform digital lainnya agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Melalui seminar tersebut, peserta memperoleh berbagai materi mengenai pengelolaan keuangan usaha, pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran, strategi membangun merek (branding), hingga cara meningkatkan daya saing produk lokal, agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Melalui sinergi antara Pemkot Ambon dan PT Akulaku Finance ini, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, meningkatkan kualitas pengelolaan usaha, serta memperkuat daya saing produk lokal di era ekonomi digital.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, memperkuat sektor UMKM, serta menciptakan peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat Kota Ambon.

By admin