Wakil Walikota Ambon, Ely Toisuta (kiri) didampingi Kadis Pendidikan setempat, F. Taso (kanan) dalam kunjungan ke 20 SD dan SMP, Selasa (8/7/2025)



Ambon, Jendelakita.com – Wakil Walikota (Wawali) Ambon, Ely Toisuta melakukan kunjungan ke 20 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah kerjanya, dalam upaya memastikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan sesuai aturan.

Dalam kunjungannya itu, Selasa (8/7/2025) pagi, Ely Toisuta didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, F. Taso.

“Hari ini, Pemerintah Kota lewat Dinas Pendidikan mengunjungi sekolah-sekolah baik SD maupun SMP guna memastikan SPMB berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, yakni untuk usia anak dari TK ke SD, serta yang dari SD ke SMP jumlahnya sesuai dengan rombel yang disediakan,” kata Ely Toisuta di sela-sela kunjungan.

Ely Toisuta menyampaikan, beberapa ketentuan dalam SPMB yang ingin diketahui yakni jumlah siswa yang diterima, usia anak masuk SD, dan jumlah siswa per rombongan belajar (rombel).

Dikatakan, untuk SD maksimal 28 siswa per rombel. Sedangkan untuk SMP, 32 siswa per rombel.

Selain mendapat laporan mengenai jumlah siswa yang diterima, Toisuta juga mendengarkan masukan dari para kepala sekolah, terkait infrastruktur dan jumlah guru yang belum merata.

“Apa yang disampaikan ini menjadi tanggungjawab Dinas Pendidikan untuk dapat lebih awal memastikan setiap kebutuhan sekolah, baik terkait infrastruktur maupun pemerataan guru, sehingga menjadi langkah awal dalam upaya kita meningkatkan kualitas pendidikan di tahun ajaran 2025/2026 hingga lima tahun ke depan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, F. Taso mengatakan bahwa para kepala sekolah sempat diwanti-wanti oleh Wakil Walikota terkait pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Mereka juga diperingatkan untuk menghindari pungutan liar (pungli) dalam bentuk apapun.

“Kami juga menyampaikan kepada para kepala sekolah agar dapat memastikan anak dari keluarga tidak mampu diakomodir dalam Program Indonesia Pintar (PIP),” ungkap Taso.

Dikatakan, sebagai tindak lanjut dari kunjungan tersebut, Dinas Pendidikan akan melakukan pertemuan dengan sekolah-sekolah per kecamatan. Hal itu dilakukan agar Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pendidikan dapat tersosialisasikan dengan baik ke agar semua satuan pendidikan di Kota Ambon.

20 sekolah yang dikunjungi itu antara lain SMP Negeri 9, SD Negeri 1 dan 2 Lateri, SD Inpres Lateri, SD Negeri 79, SD Negeri 87, SMP negeri 14, SMP Negeri 6, SD Negeri 1 dan 2 Ambon, SD Negeri 61, SMP Negeri 4, dan komplek Sekolah P dan K. (MCAMBON / RLA)

By admin