Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo
Ambon, Jendelakita.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku melalui Komisi III meminta kesiapan semua intansi teknis terkait infrastruktur dan layanan transportasi, untuk mengantisipasi arus mudik jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepada wartawan di baileo rakyat Karang Panjang, Ambon, Selasa (2/12/2025), Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo mengatakan, pihaknya telah mendengar pemaparan dari semua instansi teknis bahwa arus mudik penumpang mulai terlihat saat ini.
“Kami telah menerima paparan dari berbagai instansi terkait, dan proyeksi menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah penumpang. Oleh karena itu, kami menekankan agar seluruh infrastruktur dipastikan dalam kondisi siap,” kata Alhidayat Wajo.
Dia menjelaskan, meskipun saat ini masih awal Desember, waktu yang tersisa sekitar dua pekan ke depan harus dimanfaatkan secara efektif, untuk mematangkan persiapan.
“Saat ini tanggal 2 Desember, masih ada waktu dua minggu untuk mempersiapkan segala aspek. Rute-rute perjalanan, skema lalu lintas baik di laut maupun darat, semuanya harus disiapkan dengan matang,” tegasnya.
Alhidayat juga secara khusus meminta perhatian dari operator transportasi, untuk memastikan armada dalam kondisi layak operasi.
Selain itu, kesiapan dermaga dan terminal, pengaturan jadwal keberangkatan dan kedatangan yang efisien, serta mekanisme mitigasi terhadap potensi cuaca ekstrem menjadi perhatian utama.
“Kesiapan armada, dermaga, terminal, dan mitigasi cuaca ekstrem adalah hal-hal krusial yang harus dipastikan. Jangan sampai ada kendala, yang menghambat perjalanan masyarakat,” imbuhnya.
Dia menekankan pentingnya koordinasi yang solid antar berbagai lembaga terkait.
“Koordinasi antar lembaga harus diperkuat agar pelayanan selama periode Nataru berjalan aman, lancar, dan tertib. Ini adalah kunci untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang,” tegasnya.
Dia berharap, seluruh instansi terkait dapat segera mengambil langkah-langkah konkret, untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik dan balik Nataru, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya Natal dengan nyaman dan aman. (RR/RS)






