Wali Kota Ambon, Bodewin M Wattimena memberikan sambutan sebelum penyerahan insentif kepada 800 penjaga rumah ibadah


 

Ambon, Jendelakita.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memberikan insentif kepada 800 orang penjaga rumah ibadah sebesar Rp150.000 per orang, sebagaimana janji Wali Kota Bodewin M Wattimena dalam 17 program prioritas yang diusung saat kampanye.

Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena menyerahkan insentif tersebut saat pertemuan bersama para penjaga rumah ibadah lintas agama, di ballroom Maluku City Mall, Kamis (3/7/2025).

“Ini bukan sekadar janji kampanye, tapi bagian dari komitmen kami untuk memberi penghargaan kepada mereka yang setiap hari menjaga rumah ibadah dan memastikan tempat ibadah tetap layak dan bersih,” kata Bodewin.

Insentif dari Pemkot diberikan kepada penjaga rumah ibadah seperti marbot masjid, tuagama dan koster gereja, serta penjaga wihara dan pura dari 648 masjid, gereja, wihara dan pura di Ambon yang telah diverifikasi.

Menurut Bodewin, pemberian insentif kepada penjaga rumah ibadah ada di poin ke-15 dari 17 program prioritas Pemkot, yang berkaitan dengan penguatan lembaga keagamaan dan forum kerukunan umat beragama (FKUB).

Pekerjaan para penjaga rumah ibadah sering dianggap sepele, kata dia, namun peran mereka justru sangat besar dalam mendukung kehidupan beragama yang damai dan tertib.

“Banyak orang mungkin tidak mau jadi tuagama, marbot, atau koster, tapi bagi kami, ini pekerjaan mulia. Mereka menyiapkan tempat ibadah sebelum umat datang, menjaga kebersihan, mengingatkan waktu ibadah, dan setia dalam pelayanan,” ucapnya.

Dikatakannya lagi, penyaluran insentif tahap pertama pada Juli diserahkan secara langsung kepada para penerima dalam bentuk uang tunai, berikutnya akan ditransfer ke rekening bank masing-masing, guna menghindari pungli dan mendukung literasi keuangan masyarakat.

“Bulan Juli kami berikan tunai, sementara bukan berikutnya melalui rekening. Hal ini dimaksudkan agar semuanya transparan. Ini bagian dari edukasi inklusi keuangan juga,” ujar Bodewin.

Ia berharap insentif dari pemerintah memotivasi bagi para penjaga rumah ibadah untuk terus melayani umat mereka masing-masing, memperkuat nilai-nilai toleransi dan kerukunan antar-umat beragama.

“Jangan dilihat dari besar nilainya yang diberikan, lihat bagaimana pemerintah hadir dan berkomitmen merealisasikan janji kepada masyarakat,” kata Bodewin. (**)

By admin