Rapat gabungan Komisi I, II dan III DPRD Maluku bersama mitra OPD teknis dan BUMD, membahas serapan PAD TA 2025. Rapat berlangsung di ruang paripurna DPRD Maluku di Ambon, Selasa, (26/1/2026)
Ambon, Jendelakita.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku menggelar rapat gabungan Komisi I, II, dan III bersama 10 mitra kerja dalam rangka membahas laporan realisasi serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2025.
Rapat berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Provinsi Maluku, Selasa, (26/1/2026) itu menjadi forum strategis evaluasi kinerja pendapatan daerah.
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Maluku yang juga Koordinator Komisi I, Benhur G. Watubun. Sejumlah pimpinan komisi, anggota DPRD, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mitra terkait turut hadir dalam agenda tersebut.
“Rapat ini bertujuan memastikan seluruh potensi pendapatan daerah dikelola secara optimal, transparan, dan bertanggung jawab demi kepentingan rakyat Maluku,” kata Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur Watubun
Ia menegaskan bahwa DPRD tidak hanya mencermati angka realisasi, tetapi juga mekanisme kerja, hambatan, serta strategi peningkatan PAD ke depan.
“Setiap mitra kerja wajib menjelaskan secara terbuka capaian dan kendala yang dihadapi, agar DPRD dapat memberikan rekomendasi yang tepat,” ucap Watubun.
Sebelumnya, saat akan memulai rapat dimulai, Benhur Watubun terlebih dahulu melakukan pengecekan kehadiran mitra kerja yang memenuhi undangan resmi DPRD Provinsi Maluku. Pengecekan dilakukan secara langsung oleh Ketua DPRD, termasuk verifikasi kehadiran Ketua dan anggota Komisi I, II, dan III yang mengikuti rapat.
Dari 10 mitra kerja yang diundang, sebagian dihadiri langsung oleh pimpinan instansi atau kepala dinas, sementara sisanya diwakili pejabat struktural. Hadir pula pihak pengelola Mess Maluku, PT. Pertamina Patra Niaga dan mitra lainnya.
Oleh pemimpin rapat, para mitra diminta memasukan data laporan masing-masing kepada Komisi.
Kehadiran tersebut menjadi dasar DPRD untuk menilai keseriusan dan komitmen mitra kerja dalam memberikan laporan yang akuntabel.
Dalam sesi awal rapat, pimpinan DPRD memberikan kesempatan kepada masing-masing komisi untuk menyampaikan pandangan, catatan, dan fokus evaluasi terhadap laporan realisasi serapan PAD tahun 2025. Komisi I dan II tercatat memberikan perhatian khusus kepada kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), yang diwakili oleh sekretaris dinas.
Dalam rapat juga disoroti kontribusi dan pengelolaan sektor pendukung pendapatan daerah, di antaranya pihak pengelola Mess Maluku di Jakarta, Disperindag Provinsi Maluku, serta PT.Pertamina sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Rapat gabungan tersebut berlangsung sejak pukul 14.00 WIB dan berakhir pukul 16.30 WIT . Meski berlangsung cukup panjang, jalannya rapat terpantau lancar, tertib, dan aman, dengan dinamika diskusi yang intens namun konstruktif.
Melalui rapat tersebut, DPRD Provinsi Maluku menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pengelolaan keuangan daerah, khususnya optimalisasi PAD 2025, sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan representasi kepentingan masyarakat Maluku secara menyeluruh.(***)






