Bodewin Wattimena – Ely Toisuta (berkalung bunga), saat deklarasi kemenangan di Pattimura Park, Ambon, usai ditetapkan sebagai pemenang pilkada oleh KPU setempat, Jumat (6/12/2024)
Ambon, Jendelakita.com – Pasangan walikota dan wakil walikota Ambon terpilih, Bodewin Wattimena – Ely Toisuta (Beta), mengimbau kepada para pihak yang mau berkompetisi dalam pilkada untuk menghilangkan politik uang dan bagi-bagi sembako.
“Ini catatan berharga bagi kita, hilangkanlah, kurangilah, kalau bisa tiadakanlah politik uang, politik bagi-bagi sembako, karena itu hanya menciderai katong (kita, red) punya sistem demokrasi yang katong bangun untuk pemilu yang berlangsung umum, bebas, rahasia jujur dan adil,” kata Bodewin Wattimena yang didampingi Ely Toisuta saat mendeklarasikan kemenangan mereka di Pattimura Park, Ambon, Jumat malam (6/12/2024).
Menurut Bodewin, dirinya dan Ely Toisuta memilih untuk menjadi contoh bahwa tanpa politik uang dan sembako mereka bisa terpilih menjadi walikota dan wakil walikota Ambon.
Selain itu, mereka pun ingin menunjukan kepada generasi muda Kita Ambon bahwa kendati pun berasal dari kaluarga sederhana, asalkan punya ketekunan, kemampuan, kecerdasan, dapat mengantarkan menjadi anggota DPRD juga walikota, tanpa menggunakan politik uang.

Berdasarkan hasil perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon, pasangan Bodewin Wattimena – Ely Toisuta nomor urut 2 berhasil memperoleh suara terbanyak dalam pilkada kota Ambon dengan jumlah pemilih 67.131.
Sementara para pesaing mereka yakni pasangan nomor untuk 1 Agus Ririmasse – Novan Liem, nomor urut 3 Tady Salampessy – Dominggus Luhukay dan nomor urut 4 Jantje Wenno – Syarif Bakri Asyatri masing-masing hanya memperoleh 31.018 dan 7.766 serta 55.877 suara.
Dengan demikian, Bodewin Wattimena – Ely Toisuta, pasangan dengan jargon Beta Par Ambon, Ambon Par Samua dinyatakan sebagai pemenang. Selanjutnya, walikota dan wakil walikota Ambon terpilih itu akan dilantik pada 10 Februari 2025.

Bodewin Wattimena sebelum mencalonkan diri sebagai bakal calon walikota Ambon merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemerintah provinsi Maluku dengan jabatan Sekretaris Dewan (Sekwan).
Sementara Ely Toisuta merupakan anggota legislatif terpilih di DPRD kota Ambon masa bakti 2024-2029.
Keduanya memutuskan melepaskan jabatan mereka dan maju dalam kontestasi politik lima tahunan, yang kali ini berlangsung serentak se-Indonesia pada 27 November 2024 lalu.
Bodewin mengatakan, dirinya yakin untuk melepaskan statusnya sebagai ASN dan maju dalam pilkada kota Ambon setelah melalui enam kali pergumulan dengan Tuhan.
“Enam pergumulan itu dijawab tuntas. Kalau satu saja tidak dijawab, tidak mungkin beta maju calon walikota. Tapi karena semua dijawab, maka beta memutuskan maju mencalonkan diri dan mengambil ibu Ely Toisuta sebagai wakil walikota,” terangnya.
Sementara Ely Toisuta yang juga yakin melepaskan jabatannya menyatakan bahwa keputusannya menerima pinangan Bodewin Wattimena untuk berpasangan dalam pilkada merupakan ikhtiarnya berdasarkan hasil survei.
“Tentunya katong berharap, dari keputusan-keputusan yang sudah katong ambil bersama-sama, baik pak Bodewin juga beta sendiri, sudah katong hitung dan pikirkan baik-baik. Dan, semua rencana itu katong kembalikan kepada Tuhan. Kalau Tuhan mau pake, berarti Tuhan akan menyiapkan segala sesuatu untuk katong dengan memudahkan perjalanan ini,” kata Toisuta.
Diugkapkan, keterpilihannya dengan Bodewin Wattimena merupakan anugerah Tuhan yang luar biasa.
“Dan keputusan yang pak Bodewin dan beta ambil adalah rencana yang Tuhan siapkan sampai terjadi di hari ini,” ujarnya.
Walikota dan wakil walikota periode 2025-2030 itu mengimbau kepada masyarakat yang mungkin menjadi terkotak-kotak pada saat pilkada, agar kembali bergandengan tangan menghilangkan segala perbedaan.
“Kepada seluruh warga kota Ambon, perbedaan pilihan sudah berlalu. Mari bersama-sama katong bergandengan tangan, bulatkan tekad untuk membangun kota ini, karena kota ini dibangun bukan untuk katong punya pemilih saja, tetapi seluruh warga kota Ambon. Mulai hari ini tidak ada lagi pasangan nomor 1,2,3,4, tetapi yang ada adalah walikota dan wakil walikota terpilih untuk seluruh warga kota Ambon,” tandas Bodewin.
Pewarta : Rosni Marasabessy
Editor : Rosni Marasabessy






