Ambon, Jendelakita.com – Deklarasi kampanye damai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku tahun 2024 resmi digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat, di Lapangan Merdeka, Ambon, Selasa (24/9/2024).

Para pasangan calon (paslon) yang menjadi kontestan dalam pesta rakyat lima tahunan yang akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang masing-masing nomor urut 1 Jeffry A Rahawarin – Abd Mukti Keliobas, nomor urut 2 Murad Ismail – Michael Wattimena, dan nomor urut 3 Hendrik Lewerissa – Abdullah Vanath.

Selain para pasangan calon, deklarasi damai juga dihadiri antara lain Penjabat (Pj) Gubernur Maluku Sadali Ie, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat, para pimpinan partai politik tingkat provinsi, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan lainnya.

Sadali Ie dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan itu dilaksanakan sebagai wujud mengimplementasikan tujuan dari pilkada damai yaitu terselenggaranya pemilihan yang aman, damai, jujur, dan demokratis.

“Kepada seluruh partai pendukung pasangan salon dan simpatisan, kami berharap dapat melaksanakan pilkada damai sebagai wujud persaudaraan, untuk tetap menjaga ketertiban, keamanan dalam bingkai persaudaraan sejati hidup orang basudara (bersaudara, red),” kata Sadali.

Dia berpesan, agar masyarakat dapat menggunakan hak pilih pada 27 November 2024 dengan memilih paslon berdasarkan hati nurani.

Dia juga mengingatkan, agar semua elemen masyarakat Maluku tetap berada dalam bingkai persaudaraan hidup orang basudara, kendati berbeda pilihan.

Dia me-refresh kembali nilai-nilai persatuan dan persaudaraan itu melalui semboyan lokal yang hidup dalam masyarakat Maluku yakni “Ale rasa beta rasa”, “potong di kuku rasa di daging”, sagu salempeng dipatah dua”.

Sebelumnya, Ketua KPU Provinsi Maluku, M Shaddek Fuad menyampaikan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam pemilihan, baik penyelenggara KPU dan Bawaslu, para paslon, Forkompinda dan masyarakat untuk berkomitmen melaksanakan pilkada damai.

“Kami ingin menyampaikan pesan-pesan kepada seluruh masyarakat Maluku bahwa pilkada 2024 ini secara bersama-sama baik pasangan calon, Forkompinda dan kami penyelenggara KPU dan Bawaslu, juga seluruh masyarakat Maluku, kita berkomitmen melaksanakan pilkada ini secara damai, demokratis, kondusif, aman dan tentram,” kata M Shaddek Fuad.

Dia meminta kepada para paslon agar tidak melakukan kampanye hitam, melainkan fokus kepada mensosialisasikan visi misi masing-masing, demi mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Maluku.

Sedangkan Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Subair, saat rapat pleno terbuka rekapitulasi DPT tingkat Provinsi Maluku pada pilkada 2024, di Hotel Santika Premiere Ambon, 22 September lalu, mengatakan, dalam kampanye peran terbesar dimainkan oleh para paslon.

“Insyaa Allah KPU bersama kami (Bawaslu) pada tanggal 24 September akan meminta kepada para calon untuk mendeklarasikan kampanye damai,” terangnya.

Dia berharap, dalam deklarasi tersebut terbangun komitmen dari para paslon beserta seluruh timnya untuk melakukan kampanye secara damai, santun, saling menghargai dan menjunjung tinggi regulasi yang sudah ditetapkan.(Diskominfo Maluku / RLA)

By admin