Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena (kiri) dan Kepala Kantor Kemenag setempat H. R. A. Fachrurrazy Hassanusi (kanan) usai menandatangani MoU sejumlah kerja sama strategis dan penyerahan bantuan digitalisasi transaksi kepada pelaku UMKM, Balai Kota Ambon, Senin, (20/04/2026). 


Ambon, Jendelakita.com – Pemerintah Kota Ambon bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota setempat, menjalin kerja sama dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di daerah itu.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di pelataran Kantor Wali Kota Ambon, Senin, (20/04/2026)

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan langkah konkret dalam memperkuat kualitas pendidikan dasar, khususnya di lingkungan madrasah.

Menurut dia, peningkatan kemampuan membaca menjadi salah satu aspek penting yang harus mendapat perhatian serius karena menjadi fondasi utama dalam proses belajar siswa.

“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Ambon dan Kemenag Kota Ambon dalam meningkatkan kemampuan membaca murid Madrasah Ibtidaiyah,” kata Wattimena.

Ia menjelaskan, kemampuan membaca memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pemahaman siswa terhadap berbagai mata pelajaran lainnya.

Untuk itu, upaya meningkatkan literasi harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.

“Kemampuan membaca sangat penting karena menjadi dasar bagi siswa untuk memahami pelajaran lain. Karena itu, peningkatan literasi harus menjadi fokus kita bersama,” ujarnya.

Wattimena menambahkan, kemampuan membaca tidak hanya berkaitan dengan kecakapan mengenal huruf dan kata, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, dan menyerap ilmu pengetahuan yang diajarkan di sekolah.

Melalui kerja sama tersebut, Pemkot Ambon dan Kemenag berkomitmen menghadirkan berbagai program yang dapat mendorong peningkatan kemampuan membaca siswa sejak dini, khususnya di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah.

Wattimena menyampaikan, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk lembaga pendidikan, guru, orang tua, dan masyarakat.

Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat budaya membaca di kalangan siswa madrasah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Ambon.

Dengan kemampuan literasi yang baik, siswa diharapkan lebih mudah memahami pelajaran, meningkatkan prestasi akademik, serta memiliki daya saing yang lebih baik di masa depan.

Dengan begitu, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan literasi yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan perkembangan zaman. (WAN)

By admin