Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpatti Ambon, Teddy Christianto Leasiwal



Ambon, Jendelakita.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon memprogramkan media masuk kampus pada 2025.

Dekan FEB Unpatti Ambon, Teddy Christianto Leasiwal mengatakan, pihaknya melihat peran media bukan sebatas memberitakan perkembangan, kemajuan dan kelemahan yang ada di lembaga yang dipimpinnya. Tetapi media juga berperan sebagai kontrol eksternal terhadap kinerja fakultas ekonomi Unpatti.

“Atas dasar itu, fakultas ekonomi ingin mendekatkan supaya media ini tidak hanya mempublikasikan berita. Tetapi dapat masuk dan melihat apa yang terjadi di dalam institusi ini, kemudian turut berkontribusi,” kata Teddy Leasiwal di kantor FEB Unpatti Ambon, Senin (25/11/2024).

Menurut dia, media bisa membantu menyuarakan soal tata kelola fakultas, juga perkembangan dan kekurangannya. Apalagi FEB Unpatti adalah institusi publik, yang mesti dikontrol oleh lembaga publik.

“Mungkin dengan sentuhan media, kemampuan promosi kami bisa lebih baik. Kami juga ingin media masuk kampus agar bisa bantu mempromosikan fakultas ekonomi, supaya lebih dikenal lewat karya-karyanya,” ujarnya.

Teddy Leasiwal menjelaskan, ada dua hal yang mendasari program media masuk kampus. Pertama, media bisa menyajikan berita yang berimbang. Selanjutnya, dapat membantu menunjung beberapa produk milik fakultas, yakni website dan majalah online.

“Tentu ini kan membutuhkan penanganan khusus. Artinya, tenaga-tenaga yang saat ini aktif di media kampus memang baik. Tetapi mereka tidak mendapat pendidikan khusus jurnalistik. Nah, dengan bekerja dengan media tentu bisa membantu kami untuk mengatasi persoalan ini,” ungkapnya.

Dikatakan, dari kerjasama dengan media itu, tenaga-tenaga publikasi di website dan majalah online fakultas bisa digembleng tentang kerja-kerja jurnalistik, antara lain teknik wawancara dan menulis berita, serta cara mengelola media.

“Kedua, kita kan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kalau program MBKM masih jalan sampai saat ini berarti media bisa memberikan kontribusi lewat pengajaran di kelas kepada mahasiswa-mahasiswa kami, atau memberikan kuliah umum. Itu cara media berkontribusi positif kepada lembaga pendidikan. Itu yang kami diharapkan dengan media masuk kampus,” tandasnya. (RLA)

By admin