Pj Wali Kota Ambon, Dominggus N Kaya, saat konferensi pers di ruang kerjanya, Senin (17/2/2025).
Ambon, Jendelakita.com – Penjabat (Pj) Wali Kota Ambon Dominggus N Kaya memastikan, stok bahan pokok tersedia selama pelaksanaan hari besar keagamaan nasional (HKBN) Islam, yakni bulan puasa Ramadhan dan perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah.
“Menjelang HKBN, khususnya Ramadhan dan Idul Fitri nanti, bahan pokok di Kota Ambon aman,” kata Pj Wali Kota Ambon Dominggus N Kaya kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (17/2/2025).
Menurut dia, Pemkot Ambon telah menggelar rapat koordinasi dengan Perum Bulog, PT Pelindo (Persero), dan sejumlah distributor bahan pokok di Ambon, guna memastikan ketersediaan stok pangan menjelang Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri aman.
Dalam pertemuan itu, Perum Bulog dan distributor beras di Kota Ambon menyatakan stok beras yang tersedia sebanyak 1.420 ton cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama lima bulan, dengan rata-rata tingkat konsumsi 65 ton per bulan.
Stok beras yang tersedia menjamin harga di pasaran tidak akan mengalami kenaikan. Masih tetap berada di kisaran harga Rp10.000/kg untuk beras Bulog dan Rp14.000/kg untuk jenis premium.
“Setelah kita kalkulasi ketersediaan beras sekitar 1.420 ton dan kebutuhan 65 ton per bulan, harganya tetap terjangkau,” ucapnya.
Lebih lanjut Dominggus mengatakan, selain beras yang cukup untuk lima bulan, stok tepung terigu, gula pasir, minyak goreng, dan telur cukup untuk kebutuhan konsumsi masyarakat selama satu hingga tiga bulan.
Berdasarkan data dari 17 distributor dan enam ritel di Ambon, stok tepung terigu yang tersedia 677 kg cukup untuk 31 hari, gula pasir 377 ton untuk 64 hari, minyak goreng 847.621 liter untuk 201 hari, dan telur 293.706 butir cukup untuk kebutuhan 42 hari.
Stok bahan pangan lainnya seperti jagung, bawang merah dan bawang putih juga terbilang aman. Hanya stok cabai rawit dan cabai keriting yang mulai menipis di tingkat pedagang di pasar tradisional. Namun akan disuplai oleh distributor.
Dominggus berjanji, jika stok cabai di tingkat distributor terbatas, Pemkot akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk memasok cabai ke Kota Ambon.
Untuk bahan lauk, stok daging ayam ras tersedia 384 kg, sementara pasokan ikan laut segar yang menjadi kebutuhan utama mayoritas warga Ambon mengalami penurunan selama beberapa pekan terakhir akibat cuaca buruk.
Sedangkan untuk ketersediaan minyak tanah, Dominggus telah meminta dinas terkait untuk terus berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, agar dapat mengantisipasi kelangkaannya.
“Karena faktor cuaca sehingga pasokan sempat terganggu. Namun ada beberapa ‘cold storage’ yang memiliki stok cukup banyak untuk cakalang dan baby tuna,” imbuhnya. (**)






