Ambon, Jendelakita.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus berupaya menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan bagi masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kota Ambon, Ronald H. Lekransy di Balai Kota, Senin (12/8/24), mengatakan, GPM akan kembali digelar Selasa, 14 Agustus 2024 di Pelabuhan Enrico, jalan Pantai Mardika, mulai pukul 07.30 WIT

“Ini merupakan salah satu implementasi strategi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dengan menjaga daya beli masyarakat tetap terjangkau atas kebutuhan pangan yang mengalami kenaikan harga” kata Ronald H. Lekransy.

Menurut dia, intervensi tersebut akan ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis dengan menjual bahan kebutuhan pangan yang lebih murah, dibandingkan harga pasar.

Bahan pangan yang akan dijual di pasar murah antara lain beras premium Rp 65.000 per lima kg, beras SPHP Rp 60.000 per lima kg, telur ayam Rp 55. 000 per rak, minyak goreng Rp 14 000 per liter.

Selain itu, bawang merah Rp 25.000 per kg, bawang putih Rp 30.000 per kg, sayur sawi/bayam/kangkung Rp 6.000 per ikat, cabe keriting Rp 35.000 per kg, cabe rawit Rp 40.000 per kg, ikan Rp 15 per tumpuk

“Pemerintah berharap masyarakat memperoleh manfaat melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) ini, karena ada upaya stabilitas pasokan dan harga pangan,” ungkap Lekransy.

Dia menegaskan Pemerintah Kota Ambon terus mengupayakan agar kegiatan tersebut berlangsung secara berkelanjutan.

” Untuk itu Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Ambon terus berkoordinasi dengan semua pihak sehingga ketersediaan dan harga pangan tetap terkendali,” pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Ambon untuk Month to Month (M-to-M) mengalami deflasi sebesar -1,53 (sebelumnya -0,06) sedangkan angka inflasi Year on Year (YoY) sebesar 3,17 (sebelumnya 4,29)
(MCAMBON /RLA)

By admin