Kepengurusan baru SEMMI Maluku periode 2025–2027


Ambon, Jendelakita.com – Pengurus Wilayah (PW) Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Provinsi Maluku dan Pengurus Cabang (PC) Kota Ambon periode 2025–2027, resmi dilantik pada Kamis (7/8/2025), berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pengurus Besar SEMMI Nomor: 048/SK/PB/SEMMI.

Digelar di Baileo Cafe, pelantikan pengurus PW dan PC SEMMI oleh Asisten II Sekretaris Kota Ambon Bidang Perekonomian dan Pembangunan Vedya Kuncoro dilaksanakan dengan mengusung tema “Revitalisasi Peran SEMMI Sebagai Garda Perjuangan Muslimin di Kota Toleransi Umat Beragama”.

Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena dalam sambutannya yang dibacakan oleh Vedya Kuncoro berharap agar SEMMI dapat menjadi bagian dari penggerak perubahan, khususnya dalam mendorong program-program kepemudaan di Kota Ambon.

Menurut dia, tidak hanya menunggu kontribusi SEMMI terhadap daerah ini, Pemerintah Kota (Pemkot) juga bersedia membantu SEMMI jika ada program mereka yang butuh untuk difasilitasi.

“Salah satu prioritas kami adalah mendukung organisasi kepemudaan dengan fokus pada 17 program prioritas wali kota dan wakil wali kota Ambon,” ucapnya.

Vedya mendorong SEMMI untuk merancang program kerja yang jelas dan terarah, termasuk peluang kolaborasi dalam bidang ekonomi kreatif dan pengembangan UMKM.

“Jika teman-teman mahasiswa Muslim ingin menginisiasi usaha atau UMKM, pemerintah punya skema yang bisa membantu,” imbuhnya.

Ketua SEMMI Wilayah Maluku Rizman Wahab Solissa menyatakan komitmennya untuk membawa organisasi yang ia pimpin menjadi mitra strategis dan kritis bagi pemerintah. SEMMI juga akan bekerja sama dengan seluruh elemen pemuda dan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan di Maluku.

Ia menyebutkan, salah satu program unggulan SEMMI Maluku adalah mendorong tokoh AM Sangadji untuk ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Terkait itu, SEMMI akan menyiapkan langkah-langkah advokasi di berbagai bidang seperti hukum, ekonomi dan sosial.

“SEMMI akan hadir dalam berbagai isu, dari fungsi kontrol hingga inovasi kebijakan. Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Muslim bisa memberi solusi, bukan hanya kritikan,” pungkasnya (**)

By admin