Anggota DPRD Maluku Anos Yeremias


Ambon, Jendelakita.com – Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dan Maluku Barat Daya (MBD), Provinsi Maluku, akhirnya dimulai.

Pada Kamis, 16 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking (peletakan batu pertama) proyek gas alam cair terbesar di Indonesia Timur itu.

Anggota DPRD Maluku Anos Yeremias mengatakan, momen bersejarah ini yang ditunggu warga KKT dan MBD sejak lama. Namun, seremoni megah tidak boleh jadi tujuan akhir.

“Yang jauh lebih penting adalah memastikan bahwa Proyek Strategis Nasional Blok Masela benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Anos Yeremias di Ambon, Kamis (16/7/2026).

DPRD Maluku Tidak Dilibatkan

Yeremias menyayangkan, pimpinan DPRD Provinsi Maluku tidak dilibatkan dalam rangkaian groundbreaking.

Padahal, DPRD memiliki tiga fungsi utama, yakni anggaran, pengawasan, dan legislasi. Tanpa keterlibatan DPRD, koordinasi antara pusat, daerah, dan legislatif bisa lemah.

“Polemik siapa hadir siapa tidak itu urusan belakangan. Fokus kita sekarang, agar proyek ini menguntungkan rakyat,” ucapnya.

Sebagai wakil rakyat Dapil KKT – MBD, Anos Yeremias menitip tiga harapan besar

Pertama, Ekonomi langsung ke Tanimbar

Warga Kepulauan Tanimbar harus jadi pihak pertama yang merasakan dampak ekonomi. Mulai dari lapangan kerja sampai peluang usaha.

Kedua, MBD dapat porsi adil

Secara geografis MBD dekat dengan Blok Masela. Masyarakatnya juga wajib mendapat akses pekerjaan dan pembangunan infrastruktur.

Ketiga, Efek domino untuk seluruh Maluku

Peningkatan SDM, keterlibatan pengusaha lokal, dan pertumbuhan ekonomi harus dirasakan sampai ke pulau-pulau lain di Maluku.

Dia menegaskan, DPRD tidak akan diam setelah batu pertama diletakkan. Fungsi pengawasan akan berjalan terus, agar janji pemerintah dan investor tidak berhenti di atas kertas.

“Blok Masela harus menjadi kebanggaan nasional. Namun yang lebih utama, proyek tersebut harus menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Barat Daya, dan seluruh rakyat Maluku,” pungkasnya.

By admin