Ketua TPP PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, yang didampingi Pj Sekkot setempat, Roberd Sapulette (ujung kiri) menyerahkan daging kurban kepada penerima manfaat di pelataran Pattimura Park, Jumat (29/05/2026).


Ambon, Jendelakita.com – Pejabat Sekretaris Daerah Kota Ambon, Roberd Sapulette, menegaskan bahwa Hari Raya Idul Adha mengandung nilai-nilai luhur yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti ketaatan, keikhlasan, pengorbanan dan kepedulian sosial.

Hal tersebut disampaikan saat mewakili Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam kegiatan pembagian hewan kurban yang dilaksanakan Majelis Taklim Al-Madinah Pemerintah Kota Ambon bersama Tim Penggerak PKK Kota Ambon di pelataran Pattimura Park, Jumat (29/05/2026).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan perayaan Milad ke-3 Majelis Taklim Al-Madinah Pemerintah Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Sapulette mengatakan Idul Adha bukan sekadar perayaan penyembelihan hewan kurban, melainkan momentum untuk merefleksikan nilai-nilai pengorbanan dan ketulusan dalam menjalankan perintah Tuhan.

“Idul Adha mengajarkan nilai ketaatan, keikhlasan, pengorbanan, kepedulian, dan solidaritas sosial,” ujarnya

“Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan kepada kita tentang makna pengorbanan yang lahir dari ketulusan hati dan kepatuhan kepada perintah Allah SWT,” tambah sekkot

Menurut dia, esensi kurban tidak hanya diukur dari bentuk fisik atau materi yang diberikan, tetapi juga dari kesediaan setiap individu untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Pembagian hewan kurban bukan hanya tentang apa yang tampak secara lahiriah, tetapi juga keberanian untuk membersihkan dan memperbaiki diri ,” katanya.

Sapulette menyebutkan, sebanyak 250 keluarga menerima manfaat dari pembagian daging kurban yang dilaksanakan pada kesempatan tersebut.

Ia berharap penyaluran daging kurban tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi bagi penerima, tetapi juga memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Saya percaya setiap daging kurban yang disalurkan hari ini tidak hanya memberikan manfaat secara material, juga menjadi simbol kasih sayang, persaudaraan, dan kebersamaan yang semakin mempererat hubungan antarwarga Kota Ambon,” ucapnya.

Sapulette memberi apresiasi kepada Majelis Taklim Al-Madinah yang telah memasuki usia tiga tahun.

Ia menjelaskan, selama ini organisasi tersebut telah berperan sebagai wadah pembinaan spiritual, penguatan nilai-nilai keagamaan, sekaligus ruang silaturahmi yang mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Tak hanya kepada Majelis Taklim Al-Madinah, dirinya juga memberikan penghargaan kepada Tim Penggerak PKK Kota Ambon atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam berbagai kegiatan sosial serta pemberdayaan masyarakat.

Sapulette berharap, sinergi antara pemerintah, organisasi keagamaan, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna membangun Kota Ambon yang harmonis, religius, dan penuh semangat kebersamaan.

By admin