Ambon, Jendelakita.com – Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Provinsi Maluku, termasuk dalam salah satu lokus percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrim dari lima Kabupaten di Indonesia.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, Melkianus Sairdekut pada pelantikan Pengurus Himapel Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Ambon periode 2024 – 2027 di Student Center Poka, Ambon, Sabtu, (4/5/2024).

“Penduduk miskin ekstrim KKT sebesar 18,64 persen atau mencapai 20.920 jiwa,” ungkap Sairdekut yang juga Pembina Himapel KKT-Ambon.

Dia mengatakan, berdasarkan keterangan Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk miskin di KKT juga mengalami peningkatan sebesar 24,47 persen atau 27,640 jiwa, dengan jumlah warga yang mendiami saat ini mencapai 100 ribu jiwa lebih.

“Maka, menjadi tanggung jawab bersama untuk sama-sama membantu pemerintah keluar dari kemiskinan ekstrim tersebut. Kalau tidak, kita sebagai anak Tanimbar kita akan bersedih,” imbuhnya.

Dikatakan, Tanimbar yang dibilang memiliki Sumber Daya Alam yang melimpah, di antaranya minyak dan gas bumi, tapi warganya masuk dalam taraf miskin.

‘ini juga menjadi perhatian kita bersama. Olehnya diharapkan Himapel perlu bangun diskusi dan aksi dalam rangka pemulihan. Dan, pastikan seluruh konsolidasi serta tindakan benar-benar untuk kebaikan Tanimbar,” imbaunya.

Sairdekut juga mengatakan, Pengurus Himapel KKT Ambon dengan berbagai tantangan, bukanlah pekerjaan yang gampang dan mudah. Hanya beberapa orang yang rela mau memberikan dirinya untuk organisasi itu.

Akan tetapi, jika dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan keyakinan iman, maka yakni badai pasti berlalu.

“Asalkan dengan niat yang kuat, kesediaan berkorban yang diyakini sungguh Tuhan pasti buka jalan. Kenapa kita yakin Tuhan buka jalan ? Karena karakter Himapel adalah untuk kemanusiaan dan kebaikan bersama untuk semua orang di Tanimbar, maupun yang ada di Indonesia,” pungkasnya. (RLA)

By admin