Wawali Ambon Ely Toisutta mengunjungi warga yang terdampak angin kencang di dusun Wailiha Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan. Jumat, (9/01/2026).
Ambon, Jendelakita.com – Wakil Wali Kota (Wawali) Ambon, Ely Toisutta, bergerak cepat merespons dampak bencana angin kencang yang melanda Dusun Wailiha, Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan. Jumat, (9/01/2026).
Ely Toisutta turun langsung meninjau warga terdampak sekaligus mendengarkan berbagai keluhan masyarakat akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan kerusakan rumah dan keresahan warga.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian serius Pemerintah Kota Ambon terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana. Dalam peninjauan itu, Ely berdialog langsung dengan korban dan mendengarkan berbagai harapan warga terkait langkah penanganan yang perlu segera dilakukan pemerintah.
Salah satu keluhan utama yang disampaikan warga adalah keberadaan sejumlah pohon di bahu jalan yang dinilai rawan tumbang dan membahayakan keselamatan masyarakat, terutama saat angin kencang dan hujan lebat melanda kawasan tersebut. Warga meminta pemerintah segera melakukan penebangan terhadap pohon-pohon yang dianggap berisiko memicu bencana susulan.
Menanggapi permintaan tersebut, Ely Toisutta menyatakan komitmen Pemerintah Kota Ambon untuk segera mengambil langkah penanganan melalui koordinasi dengan instansi terkait.
Pemerintah, kata dia, akan melakukan penebangan pohon di sekitar lokasi rumah warga sebagai langkah pencegahan guna menghindari potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait agar pohon-pohon yang berpotensi membahayakan warga dapat ditangani secepatnya,” katanya.
Selain mendengar keluhan warga terkait pohon rawan tumbang, Toisutta juga menerima laporan mengenai kerusakan rumah warga akibat terpaan angin kencang. Sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap dan dinding, sementara sebagian warga masih khawatir terhadap kemungkinan cuaca buruk susulan.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan terus melakukan pendataan terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan agar bantuan yang diberikan nantinya benar-benar tepat sasaran. Penanganan terhadap warga terdampak berat juga menjadi prioritas utama pemerintah kota.
“Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang mengalami musibah adalah tanggung jawab kami. Kami ingin memastikan warga mendapat perhatian dan penanganan yang cepat,” ujarnya.
Kunjungan tersebut diakhiri dengan penyerahan bantuan kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Ambon terhadap masyarakat terdampak bencana. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sambil menunggu proses penanganan lanjutan dilakukan pemerintah.
Pemerintah Kota Ambon juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang dan hujan lebat, yang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah. Warga diminta segera melaporkan apabila ditemukan kondisi darurat maupun potensi bencana yang dapat membahayakan keselamatan lingkungan sekitar.
Bencana angin kencang yang melanda Dusun Wailiha sebelumnya sempat menimbulkan kepanikan warga karena terjadi dengan intensitas cukup kuat. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dan memicu kekhawatiran masyarakat terhadap ancaman pohon tumbang di kawasan permukiman dan sepanjang jalan utama.






