Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur G. Watubun
Ambon, Jendelakita.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, Benhur G. Watubun meminta perguruan tinggi untuk tidak hanya mencetak sarjana, tapi dapat turun langsung menyelesaikan masalah daerah.
Pernyataan itu ia sampaikan saat memberi pembekalan kepada ribuan mahasiswa baru Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) di Ambon, Rabu (26/8/2026).
“Perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendorong percepatan pembangunan daerah,” kata Benhur Watubun.
Menurut dia, kampus di Maluku punya tiga modal besar yang tidak dimiliki instansi lain.
Pertama, kekuatan intelektual. Ada dosen, peneliti, dan ribuan mahasiswa yang bisa diajak berpikir soal persoalan kepulauan.
Kedua, hasil riset. Kajian akademik bisa dipakai pemerintah untuk memahami masalah dan mencari solusi yang tepat sasaran.
Ketiga, jaringan luas. Kampus punya koneksi nasional sampai internasional. Itu bisa dipakai untuk menarik program, dana, dan inovasi ke Maluku.
“Perguruan tinggi dapat menghasilkan pengetahuan yang digunakan untuk memahami berbagai persoalan pembangunan sekaligus merumuskan alternatif penyelesaiannya,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan itu menekankan bahwa tiga pilar kampus yakni pendidikan, penelitian, pengabdian harus berdampak nyata bagi pembangunan daerah.
Lewat pendidikan, kampus menyiapkan anak muda Maluku yang kompeten dan siap kerja.
Lewat penelitian, kampus melahirkan inovasi sesuai potensi laut, rempah, dan energi di Maluku.
Lewat pengabdian, ilmu itu langsung diterapkan ke desa untuk menggerakkan ekonomi warga.
“Ketiga fungsi tersebut tidak boleh berjalan secara parsial. Jika dikelola secara sinergis, Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat menjadi kekuatan sosial yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah,” tegasnya.
Watubun mendorong pemerintah daerah dan DPRD lebih sering menggandeng kampus, agar kebijakan tidak hanya lahir dari ruang rapat, tapi juga melalui data dan riset.
Dengan kekuatan intelektual, riset, inovasi, dan jejaring yang dimiliki, perguruan tinggi diharapkan dapat tampil sebagai salah satu motor penggerak pembangunan Maluku.






