Wawali Ambon, Ely Toisutta memberi bingkisan untuk para tukang ojek dalam program “Minggu Bebagi” Minggu (29/03/2026).
Ambon, Jendelakita.com – Jelang perayaan Paskah, Wakil Wali Kota (Wawali) Ambon, Ely Toisutta, kembali turun langsung ke jalan menyapa masyarakat melalui program sosial bertajuk “Minggu Berbagi”, Minggu (29/03/2026).
Kegiatan tersebut diwujudkan lewat aksi berbagi kasih kepada para tukang ojek di sejumlah titik di Kota Ambon, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kecil yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan keluarga.
Dalam suasana penuh kehangatan, Toisutta bersama relawan dan tim mendatangi para tukang ojek pangkalan maupun ojek online untuk menyerahkan paket bantuan, sekaligus berdialog langsung dengan mereka.
Kehadiran orang nomor dua di Kota Ambon itu mendapat sambutan positif dari para pengemudi ojek, yang merasa diperhatikan di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
Tidak sekadar membagikan bantuan, Toisutta juga meluangkan waktu mendengarkan berbagai keluhan masyarakat, berbagi cerita, hingga mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban Kota Ambon, agar tetap aman dan kondusif menjelang perayaan hari besar keagamaan.
“Ini akang pung nama Minggu Berkah. Katong bage seng banyak, tapi mudah-mudahan bisa membantu,” ujar Ely Toisutta dengan senyum hangat menggunakan bahasa lokal yang akrab di telinga warga.
Bagi dia, momentum Paskah tidak cukup dimaknai sebatas perayaan keagamaan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat. Semangat kasih dan pengorbanan, menurut dia, perlu diterjemahkan dalam bentuk kepedulian sosial terhadap warga yang membutuhkan perhatian.
“Paskah mengajarkan kita tentang kasih dan kepedulian. Karena itu saya ingin hadir langsung di tengah masyarakat, terutama saudara-saudara kita para tukang ojek yang setiap hari bekerja keras demi keluarga mereka,” ujarnya.
Ia mengatakan, para pekerja sektor informal seperti tukang ojek merupakan kelompok yang memiliki peran penting dalam aktivitas masyarakat perkotaan. Namun di sisi lain, mereka juga menjadi kelompok yang rentan terhadap tekanan ekonomi akibat pendapatan yang tidak menentu serta meningkatnya kebutuhan hidup.
Melalui program “Minggu Berbagi”, dia berharap dapat menumbuhkan semangat solidaritas sosial sekaligus mengajak berbagai pihak untuk lebih peduli terhadap kondisi masyarakat kecil.
“Kita mungkin tidak bisa menyelesaikan semua persoalan sekaligus, tetapi perhatian dan kepedulian yang tulus akan memberikan kekuatan dan harapan bagi mereka,” ucapnya.
Sejumlah tukang ojek yang menerima bantuan mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Ambon melalui kegiatan tersebut. Mereka menilai, kehadiran langsung Wakil Wali Kota di tengah masyarakat menjadi bentuk penghargaan moral bagi para pekerja jalanan yang selama ini terus berjuang mencari nafkah.
“Beta senang karena masih ada perhatian untuk katong tukang ojek. Bantuan ini sangat berarti dan membuat katong merasa dihargai,” ungkap salah seorang pengemudi ojek.
Program “Minggu Berbagi” sendiri disebut akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial dan perhatian kemanusiaan.
Ely Toisutta menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus dirasakan langsung hingga ke lapisan bawah.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Ambon ingin memastikan bahwa semangat Paskah benar-benar hadir dalam kehidupan sosial masyarakat, bukan hanya melalui seremoni, tetapi juga lewat aksi nyata berbagi kasih dan kepedulian kepada sesama. (WAN)






