Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena
Ambon, Jendelakita.com – Pemerintah Kota Ambon resmi membuka seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon. Proses seleksi tersebut diumumkan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan menghadirkan birokrasi yang profesional, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.
Pembukaan seleksi Sekkot ini menandai dimulainya tahapan penting dalam pengisian jabatan strategis tertinggi di lingkup birokrasi Pemerintah Kota Ambon. Posisi Sekkot dinilai memiliki peran sentral dalam mengoordinasikan jalannya pemerintahan, pelayanan publik, hingga pelaksanaan program pembangunan daerah.
Wattimena menegaskan, proses seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemerintah Kota Ambon, kata dia, memberikan kesempatan yang sama kepada aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan seleksi.
“Silakan bagi yang memenuhi kriteria untuk mendaftar. Ini terbuka untuk semua yang memenuhi persyaratan,” tegas Wattimena di Ambon, Rabu, (08/04/2026)
Ia menjelaskan, pendaftaran seleksi dibuka selama 15 hari sebelum masuk ke tahapan berikutnya yang meliputi assessment, seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak, hingga wawancara akhir.
“Pendaftaran dibuka selama 15 hari. Setelah itu, baru kita masuk pada tahapan berikutnya, yaitu assessment, seleksi administrasi, hingga wawancara,” ujarnya.
Menurut dia, seleksi Sekkot bukan sekadar pengisian jabatan administratif, melainkan bagian dari langkah strategis memperkuat reformasi birokrasi di Kota Ambon. Karena itu, proses penilaian akan dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan kompetensi, integritas, kapasitas kepemimpinan, pengalaman birokrasi, hingga kemampuan manajerial para peserta.
Tahapan seleksi nantinya akan dilaksanakan oleh panitia seleksi independen yang melibatkan unsur profesional dan akademisi guna memastikan proses berjalan objektif dan akuntabel.
Wattimena mengaku, hingga saat ini dirinya belum menerima laporan resmi terkait jumlah pelamar yang telah mendaftarkan diri dalam proses seleksi tersebut. Namun ia memastikan seluruh tahapan tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia seleksi.
“Sampai sekarang saya belum mendapat laporan berapa jumlah pelamar yang sudah mendaftar, tetapi proses tetap berjalan sesuai mekanisme dan jadwal yang sudah ditentukan,” katanya.
Pada tahap akhir, panitia seleksi bersama asesor akan menetapkan tiga kandidat terbaik yang dinilai memenuhi seluruh indikator penilaian untuk kemudian diserahkan kepada Pemerintah Kota Ambon.
“Di tahap akhir, akan ada tiga nama yang direkomendasikan oleh asesor dan pansel. Dari situlah nanti Pemerintah Kota memilih satu kandidat terbaik untuk menjadi Sekretaris Kota Ambon,” jelasnya.
Wattimena menekankan, figur Sekkot yang dibutuhkan saat ini adalah sosok yang mampu bekerja cepat, memahami dinamika pemerintahan modern, serta memiliki kemampuan membangun koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
“Kita membutuhkan Sekkot yang mampu menjadi motor penggerak birokrasi, menjaga stabilitas pemerintahan, mempercepat pelayanan publik, dan mendukung seluruh agenda pembangunan kota,” tegasnya.
Ia juga memastikan proses seleksi akan berlangsung objektif tanpa intervensi, sehingga menghasilkan pejabat yang benar-benar memiliki kualitas dan kapasitas kepemimpinan yang baik.
Langkah pembukaan seleksi terbuka ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam menerapkan sistem merit di lingkungan birokrasi, di mana pengisian jabatan dilakukan berdasarkan kompetensi dan kinerja, bukan pertimbangan lain di luar ketentuan.
Selain itu, keberadaan Sekkot definitif dinilai penting untuk memperkuat konsolidasi pemerintahan daerah di tengah berbagai tantangan pembangunan perkotaan yang semakin kompleks, mulai dari pelayanan publik, pengelolaan keuangan daerah, penataan birokrasi, hingga percepatan program prioritas pemerintah.
Pembukaan seleksi Sekretaris Kota Ambon ini diharapkan dapat menghasilkan figur yang kompeten, profesional, dan memiliki integritas tinggi, sehingga mampu mendukung jalannya pemerintahan serta percepatan pembangunan di Ambon secara optimal.
Dengan dibukanya seleksi tersebut, perhatian publik kini tertuju pada proses penjaringan calon Sekkot Ambon yang dipastikan akan berlangsung kompetitif. Diharapkan, seluruh tahapan berjalan lancar, profesional, dan menghasilkan figur terbaik demi mendukung kemajuan Kota Ambon ke depan.






