Rektor Universitas Pattimura Ambon, Prof. Fredy Leiwakabessy


Ambon, Jendelakita.com – Ikatan Alumni Universitas Pattimura (IKAPATI) diharapkan dapat mengakomodir Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) ke dalam program kerja pada kepengurusan saat ini, yang dipimpin oleh Sadli Ie.

Rektor Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Prof. Fredy Leiwakabessy kepada Jendelaita.com mengatakan, program itu dapat digodok dalam rapat kerja IKAPATI periode 2025-2029 yang baru saja dilantik.

“IKAPATI periode sebelumnya kan Kampung Nelayan belum ada dalam kebijakan pemerintah. Jadi mudah-mudahan lewat Pak Sadali Ie sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) juga beliau paham apa yang harus dibangun oleh IKAPATI untuk menopang keberhasilan pemerintah,” kata Prof. Fredy Leiwakabessy kepada di sela-sela pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IKAPATI periode 2025-2029 di hotel Swissbell, Ambon, Jumat (13/03/2026).

Diketahui, KNMP merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang digagas sejak 2025.

Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan, mengurangi tingkat kemiskinan di daerah pesisir serta menambah jumlah pasokan protein segar melalui penataan kawasan perikanan modern.

Program tersebut mentransformasi kawasan pesisir menjadi modern, produktif, dan terintegrasi melalui pembangunan infrastruktur hulu-hilir, mencakup cold storage, tempat pelelangan, UMKM dan koperasi merah putih.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Tangkap KKP RI, Komjen Pol. (Purn) Lotharia Latief, mengatakan, untuk tahun 2026 pemerintah pusat menargetkan membangun Kampung Nelayan di 1.000 desa di seluruh Indonesia.

Menurut dia, Provinsi Maluku yang memiliki luas wilayah 92 persen lebih adalah lautan bisa mendapatkan porsi lebih, asalkan segala persyaratan terkait tanah/lahan harus “clean and clear”

“Lahan itu harus betul-betul ‘clear and clean’. Biasanya di daerah timur, lahan ini yang ada kendala. Contoh di Tual dan di Buru kan tidak ada masalah. Jadi langsung kita bangun. Bahwa itu milik Pemda langsung kita bangun,” terangnya.

 

Empat Desa Masuk KNMP 2026

Dipastikan empat desa/negeri di Kota Ambon akan masuk ke dalam Program KNMP tahun 2026.

Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisuta mengatakan, keempat negeri tersebut yakni Laha, Latuhalat, Rutong dan Seri.

“Itu semua sudah disurvei dan sudah dilakukan verifikasi terkait keabsahan dan legalitas dari tanah yang ada. Semua ‘clear and clean’,” kata Ely Toisuta kepada wartawan, usai mengikuti sosialisasi KNMP 2026 Wilayah Provinsi Maluku di lantai II kantor gubernur setempat, belum lama ini. (RLA)

By admin