Inilah 14 lulusan terbaik, masing-masing tujuh wisudawan dari Program Studi (prodi) Administrasi Publik dan tujuh lainnya dari Prodi Administrasi Bisnis, yang dikalungkan kain selempang cumlaude oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam prosesi wisuda sarjana ke-IX tahun 2025 STIA Alazka di lantai V Hotel Santika, Ambon, Sabtu (20/12/2025).
Ambon, Jendelakita.com – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengajak 52 sarjana lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Abdul Aziz Kataloka (Alazka) angkatan ke-IX untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas capaian yang telah mereka raih, hingga sampai pada proses wisuda pada hari ini, Sabtu (20/12/2025).
“Wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum pengakuan atas keberhasilan studi, sekaligus penegasan peran lulusan sebagai sumber daya manusia strategis dalam pembangunan daerah,” kata Bodewin Wattimena dalam sambutannya pada acara wisuda sarjana ke-IX tahun 2025 STIA Alazka di lantai V Hotel Santika, Ambon.
Dia mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon membutuhkan generasi muda yang cerdas secara intelektual, berintegritas, adaptif dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.
Menurut dia, ilmu administrasi publik dan administrasi bisnis yang ditekuni pada sarjana itu selama masa studi, sangat relevan dengan kualitas pelayanan publik. Diketahui, untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, Pemkot saat ini mengusung visi Ambon yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan.
Wattimena berpesan, agar gelar akademik yang diraih selama masa pendidikan empat tahun itu bisa diaplikasikan dalam kerja nyata, sikap melayani dan membangun daerah.
“Gelar akademik bukanlah akhir, melainkan awal dari amanah dan tanggung jawab moral. Jangan biarkan ilmu berhenti pada ijazah, tetapi hadirkan dalam kerja nyata, sikap melayani, dan keberanian untuk terlibat aktif membangun daerah,” ucapnya berpesan.
Setelah diwisuda, para lulusan itu resmi menyandang gelar Sarjana Administrasi Publik (SAP) dan Sarjana Administrasi Bisnis (SAB).
Pada kesempatan tersebut, Bodewin Wattimena mengalungkan kian selempang Cumlaude kepada 14 lulusan terbaik, masing-masing tujuh wisudawan dari Program Studi (prodi) Administrasi Publik dan Prodi Administrasi Bisnis.
Usai proses wisuda, Ketua STIA Alazka Ambon, Prof. Dr. Zainal. A. Rengifurwarin kepada para awak media menyampaikan bahwa prodi Administrasi Publik saat ini telah memperoleh akreditasi B. Sedangkan Administrasi Bisnis sedang dalam proses penyiapan dokumen untuk akreditasi.
“Secara institusi, STIA Alazka berada pada peringkat B,” ucapnya.
Menurut dia, perguruan tinggi swasta juga turut mencerdaskan bangsa, khususnya bagi masyarakat yang tidak terakomodir dalam penjaringan ke perguruan tinggi negeri.
“Kampus kami memang sederhana, tetapi legal, formal, dan taat aturan. Fakta menunjukkan bahwa lulusan kami mampu bersaing dan berkiprah di berbagai sektor, baik sipil maupun militer, bahkan hingga tingkat nasional,” tegasnya.
Sebagai bukti, Rengifurwarin menyebut salah satu nama anggota DPD RI asal Maluku, yakni Boy Latuconsina yang merupakan lulusan STIA Alazka.
Dia menambahkan, tidak semua orang berkesempatan kuliah di kampus negeri. Itulah sebabnya kampus swasta hadir untuk menjawab kebutuhan pendidikan bagi mereka yang tidak berjodoh kuliah di kampus berpelat merah.
“Kami hadir untuk membuka ruang, kesempatan, dan harapan, serta terus berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas bagi Ambon, Maluku, dan Indonesia,” tandas Rengifurwarin (RLA)






